Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Maret 2009

Oh gee, it's so Brie!!!


I’ve got a pic.. It’s so Brie!!! Huehehe... ckckck.. Yep, admit it, Brie! ;)

Plus bonus puisi rada maksa (kalimat terjemahannya lugu banget ya.. biarin...)

Engkaulah Malaikat,
Kepakkan sayapmu,
Engkau dilahirkan dari bintang,
Dan tertanam di bumi,
Sehingga engkau dapat mengingatkan orang lain tentang asal surgawinya.

Engkaulah Malaikat,
Jatuh dan siap bangkit lagi,
Katakan kepada dunia apa yang kau tahu,
Sehingga yang lain dapat memperoleh
tempat yang jadi haknya di surga,
Dan dengan demikian,
Membantu engkau terbang sekali lagi.

Engkaulah Malaikat,
Kepakkan sayapmu,
Terbanglah ke atas,
Ke pangkuan kasih Sang Illahi,
Karena engkau selalu dicintai,
Dan rumahmu menunggu


-David Lawson, 1990-

PS. Brie "angeLiana" sayapnya kok kecil banget, pantas nangkring aja di jendela..:-) gerimis.. brrrbbrrr.. "mbok ya ambil jaket dulu atau apa gitu!" usul satpol UUP. haha

Jumat, 16 Januari 2009

ODD FOR U....Brie...


Ingatan tentang Kalian

Dalam ranah yang mereka sebut keabadian
Aku bersemayam bersama ingatan tentang kalian
Kudekap dan kuucap namamu satu demi satu
Sebelum lautan cahaya melarutkan kita dan waktu
Walau tiada aksara di sana
Walau tiada wujud yang serupa
Tanpa pernah tertukar aku menemukanmu semua
Sebagaimana engkau semua menemukanku
Empat, lima, dan enam
Berapapun banyaknya kita tersempal
Perlahan lebur menjadi tunggal
Dua, satu, dan kosong
Bersama kita lenyap menjadi tiada

Dalam ranah yang mereka sebut kehidupan,
Aku dan kalian menangis dan meregang di antara ruang
Aku dan kalian tersesat dalam belantara nama dan rupa
Masihkah kau mengenali aku?
Masihkah aku mengenalimu?
Jiwa kita tertawa dan berkata:
Berjuta kelahiran dan kematian telah kita dayakan,

Berjuta kata dan sabda telah kita ucapkan,
Berjuta wadah dan kaidah telah kita mainkan,
Hanya untuk tahu tiada kasih selain cinta
Dan tiada jalinan selain persahabatan
Meski tak terkira banyaknya nama dicipta
Meski tak terhingga rasa menjadi pembeda
Aku akan menemukanmu semua, sebagaimana engkau semua menemukanku
Sahabat, jika kita berpecah raga
Satu, jika kita memadu raga
Tiada, jika hanya jiwa

Inilah kenangan yang kucuri simpan
Saat kubersemayam dalam ranah yang mereka sebut keabadian

Inilah kenangan yang kusisipkan di sela-sela mentari dan bulan
Yang kelak mereka bisikkan saat kucari kalian
Dalam belantara yang dinamai kehidupan
Ingatan pertama dan terakhir
Yang mengikuti saat aku terlahir
Yang bersembunyi hingga kalian semua hadir
Yang menemani saat udara usai mengalir

Cinta dan sahabat
Sahabat dan cinta
Itulah jiwa yang terpecah dengan sederhana

Sisanya fana

(Dibacakan pada acara Dove "Real Beauty Real Friends", 4 Okt 2006)
Diposting oleh Dewi Lestari.


persahabatan itu ada karena CINTA, dan dengan CINTA kau bisa mendapatkan semuanya.
HAPPY LOVING GUYS!!! MUAAACCHH.....

"TEMAN" itu indah


Teman,
kata sederhana yang tidak mudah ditemukan dalam kenyataan

Teman,
tak semua yang dekat bisa berlabelkannya

Teman,
ada kerinduan untuk selalu dapat bertemu dengan sosok sepertinya

Pernahkah kau temukan seseorang yang
senantiasa setia di sisimu
kala kau jatuh dan hilang asa.

Pernahkah kau dapati sesosok makhluk
yang selalu tahan mendengar kisahmu
kala angin membawa berita-berita busuk tentangmu.

Pernahkah handphone berdering di tengah malam,
hanya untuk sebuah kalimat pendek
"Apa Kabar Imanmu Malam ini ?"

Pernahkah kau tangkap butiran air mata
yang disembunyikan, sehabis doa panjang
yang padanya terselip namamu.

Dialah teman sejatimu

brie...
di sudut ruang kantor
an odd from a friend..