Tampilkan postingan dengan label patah hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label patah hati. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Desember 2010

Today, Brie listens to....


YOU DONT UNDERSTAND ME
by. Roxette

I've been up all night, you've been puttin' up a fight.
Seems like nothin' I say gets through.
How did this old bed fit a world between me and you.
We said "Goodnight" but the silence was so thick
you could cut it with a knife.
We've hit the wall again and there's nothin' I can do.
You're the one, yea, I've put all my trust in your hands.
C'mon and look in my eyes, here I am, here I am

You don't understand me, my baby.
You don't seem to know that I need you so much.
You don't understand me, my feelings,
the reason I'm breathin', my love

The mornin' comes and you're reaching out for me
just like everything's the same
and I let myself believe things are gonna change.
When you kiss my mouth and you hold my body close,
do you wonder who's inside?
Maybe there's no way we could feel each other's pain.
Tell me why it gets harder to know where I stand.
I guess loneliness found a new friend, here I am

You don't understand me...

You don't seem to get me, my baby.
You don't really see that I live for your touch.
You don't understand me, my dreams or the things I believe in, my love.
You don't understand me. You don't understand me. Understand me.

Senin, 13 Desember 2010

Today, Brie is listening to.......


NOT ONE NIGHT
by. Mr. BIG


I used to dream of only you
NOW I DON'T DO THAT
I used to messed to came to you
Oh now I don't do that
Since you've been gonna learn to stop
Try to hold on because

There's not one night, one single day
That I wouldn't give to you
So hold my night in every way
I try to forget you too

I thought you could tell me anything
Yeah you used to do that
Let me inside of everything
Yeah you used to do that
Never to change you least the thought
If you so strange because

Chorus

Loneliness may come knocking at my door
Where I'm coming from that don't face me anymore
Tender-shatter-little-life on where I'm s'poseses to be
Of you're not used in thinking you come running back to me

Solo

Since you've been gonna learn to stop
Try to hold on because...

Sabtu, 17 Oktober 2009

Curhat Kampungan Seorang Pecandu Marlboro


Enam batang puntung Marlboro sudah berdesakan di asbak aluminiumku, tapi rasanya masih tidak cukup untuk membuatku tenang. Mungkin lain kali aku menghisap ganja saja, siapa tau bisa membuatku kolaps dan berhenti memikirkan hal tolol. Memalukan, di luar sana gempa bertubi-tubi, aku malah berkutat di pojok kamarku, menghisap Marlboro dengan kedua mataku yang bengkak parah karena menangis. Seharusnya aku bergabung menjadi relawan dengan dinas sosial atau LSM atau apalah yang lebih bermanfaat dari sekedar menghisap rokok sambil menangis bombay seperti ini.
Ini konyol! ini benar-benar konyol ... lelakiku entah sedang apa diluar sana dengan mantan kekasihnya dan aku tidak bisa berbuat apa-apa. Sebenarnya bukan "aktivitas"nya yang menjadi masalah buatku, aku nyaris tidak perduli dia mau sekedar jalan-jalan atau malah berakhir di ranjang, justru yang membuatku nyaris gila seperti ini adalah ketidak berdayaanku...aku tidak berdaya untuk sekedar menanyakan "Kamu dimana? sedang apa?" karena itu bukan hakku. Entah mengapa itu amat sangat menyakitiku.
Aku bukanlah kekasihnya, aku cuma wanitanya tidak jauh beda dengan propertinya. Hakku adalah berada di dekatnya saat dia menginginkannya, kewajibanku adalah melakukan apa saja untuk membuatnya bahagia. Cemburu? itu bukan hakku, bukan juga kewajibanku. Aku salah jika cemburu, padahal satu-satunya kesalahanku adalah melibatkan hati ke dalam hubungan yang seharusnya fisik semata.
Tidak ada yang adil bagiku dalam hubungan ini, tapi aku memilih untuk tetap menjalaninya. Seperti canduku pada rokok, dia adalah Marlboro ku, sesuatu yang bisa membuatku tenang. Sesuatu yang tetap akan kucari walau akibatnya paru-paru dan jantungku rusak. Sesuatu yang tetap aku hisap, walau hanya kematianlah yang Ia janjikan untukku.
Aku tidak mencintainya....Aku mencandunya...dan aku tidak peduli walau akhirnya aku harus mati karenanya...

======
Aku dan 20 puntung Marlboro
Tersungkur di pojok kamar...