Tampilkan postingan dengan label dongeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dongeng. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Desember 2010

pillow talk


well, every Heart has its own secret :)

Bayangkan tengah malam kamu mendadak terbangun dan hmm.. pengen ngobrol.. haha.. yup, kadang-kadang itu terjadi bukan? oke, santai saja.. sepertinya cuma ada kita di sini.. dan bantal.. hehe.. Jadi mulailah saja.. kamu bisa bicara apapun, tentang apapun yang kamu mau bagi padaku.. sudah? itu saja? ooh, bonus dongeng pengantar tidur? baiklah, rahasiamu aman bersamaku.. dan bantal :)

Senin, 13 Desember 2010

Think Twice!!


Pernah nggak sih kamu merasa menjadi orang paling sengsara didunia?

Bangun pagi dan pacarmu pergi bersama alien atau menikah dengan nenek sihir?atau dia mendadak jadi gila, membentur-benturkan kepala ke tembok lalu mati dan kamu pun gigit jari? Aaarrrrgghh..pengen makan bayi rasanya ya girlz…

Keesokan paginya, kariermu mentok atau malah berasa sudah seabad jadi pengangguran? Pengen begini pengen begitu, pengen ini pengen itu, ngga bisa karena isi dompet cuma receipt atm bersaldo Rp.0,-
Berharap dapat rejeki nomplok atau ketemu jin lampu di tengah sawah biar bisa minta kaya, eehhh setelah ketemu, si jin malah cuma bilang “NGIMPI”..huhuhu

Well, SHIT DOES HAPPEN!! And yess it happens everyday.
Aku yakin ketika kamu mengeluh tentang “your shit” orang-orang di kanan kirimu, yang peduli padamu akan menyuruhmu untuk melongok kebawah, melihat orang-orang yang terkena bencana, anak-anak yang kelaparan dan sialnya setiap kamu melihat kebawah yang kamu lihat cuma sepatumu yang sudah mengelupas dan butuh diganti (ups!) dan karena si saldo Rp0,- tadi kamupun makin merana.
Akhirnya, kamu pun memutuskan bertanya kepada Nya, “Tuhan,kenapa ini terjadi padaku?” dan sesaat kemudian Dia pun menjawab “kenapa tidak?”
GUBRAKK!!!

Capek ya membandingkan penderitaan yang kita rasakan dengan penderitaan orang-orang yg tidak kita kenal. Itu akan mudah kalau kita mempunyai rasa empati yang teramat besar…tapi kalau kita mau jujur, manusiawi, bagaimana bisa merasakan derita mereka kalau kita sendiri msh berantakan. Jadi mungkin lbh mudah membandingkan penderitaan kita dengan seseorang yang kita kenal, lebih bagus lagi kalau seseorang itu juga dikenal oleh banyak orang.
Aku sendiri suka membandingan penderitaanku dengan Harry Potter..
Siapa yang tak kenal Harry Potter, popular, pintar, ganteng, penyihir hebat…tapi kalo aku harus bertukar nasib dengannya aku harus berpikir seribu kali.

Sejak bayi, dia sudah tidak mengenal orang tuanya karena dibunuh oleh “you-know-who’,semenjak itu dia masih harus menerima penolakan dari keluarganya dan diperlakukan buruk oleh mereka. Dimasa remajanya dia harus melihat temannya, Cedric mati dihadapannya dan dia sendiri juga nyris mati oleh ‘you-know-who”. Tak lama berselang ayah babtisnya,Sirius Black gantian direnggut darinya ,juga tepat didepan matanya , satu-satunya keluarga yang dimilikinyapun tak tersisa lagi. Setelah itu dia harus menyaksikan Albus Dumbledor, guru yang sangat dia banggakan kagumi dan amat menyayanginya tewas mengenaskan. Satupersatu orang-orang terkasihnya tewas dihadapannya tanpa dia mampu berbuat apa-apa. Belum lagi hari-harinya yang tidak pernah tenang karena terus diburu para pelahap laut dan Voldemort (uuppss…kena kutuk ga ya nyebut namanya). Hanya Ron dan Hermione yang Harry miliki, sahabat yang menemaninya dengan setia.

Kita boleh sedih, kita boleh lemah, menangislah sampai puas, nggak perlu mengingkari derita yang kita rasakan karena itu bukan aib. Dan ingat seperti Harry, kita g pernah sendiri, karena masing-masing dari kira juga punya Ron dan Hermione.

Jadi setiap kali kita merasa sengsara, lihat saja Harry Potter, dia lebih sengsara dari kita.
Masih merasa jadi manusia pang sengsara didunia?? THINK TWICE!!!

Luv…
Brie!,with thousand kisses

Selasa, 15 September 2009

Dongeng ; memberi mimpi atau memberi dusta ?


Ketika sedang seru2 nya ngobrol dengan beberapa sahabat baikku, gadis2 super tapi juga bisa nangis, ditemani menu makan malam dari cafe romantis (halah, lebay) di sebelah utara kota,terlintas pikiran gokil tentang dongeng.

Aku adalah salah satu dari miliaran gadis di dunia yang tumbuh dewasa bersama kisah-kisah dongeng. Mulai dari kisah putri dan pangeran, nenek sihir dan singa baik hati sampai si itik buruk rupa dan ular naga panjangnya bukan kepalang...

Dahulu kala, when i was just a little girl..dongeng membuatku melamun berhari-hari. Setiap kali selesai membaca kisah-kisah ajaib itu, aku akan membayangkan diriku menjadi si tokoh dongeng yang tak lain dan tak bukan adalah sang putri cantik jelita yang baik hati nan rupawan, dimana hidupnya selalu berakhir indah.

Kini, di usiaku yang sebanyak ini(Ya Tuhan, tiba-tiba aku merasa tua), kisah-kisah itu masih saja menempel ketat di bagian terdalam ingatanku..tapi ya..pandanganku memang sedikit melenceng dari porosnya semula. Sekarang aku bilang, dongeng itu bohong!

Mari kita tinjau...
Hampir di semua dongeng2 tentang kisah cinta para putri cantik, selalu saja terlihat begitu mudahnya...
Lihat saja si snow white...lahir di istana, cantik, rada sial sih di jahatin ma si ibu tiri dan dibuang di hutan, tapi kan di hutan dapat temen2 kurcaci yang baik hati. (Coba kalau aku yang di buang di hutan, bisa2 baru 15 menit sudah jadi santapan macan totol..fiuuh!), dihutan pun si snow white dilayani oleh para kurcaci, kerjaannya cm nyanyi2 sambil memetik bunga, abis itu ketiban sial lagi keracunan apel, tapi kan nggak mati, malah dicium pangeran ganteng, bangun trus nikah deh ( coba kalau aku yang keracunan apel, boro2 dicium pangeran, malah koma sekarat di rumah sakit, nyusahin orang serumah, belom lagi di bego2in karena bisa2nya keracunan apel..oalala).

Atau yang lebih parah lagi..si sleeping beauty, lahir jadi putri, kaya, cuantik naujubile, eh dikutuk tidur nyenyak (pas tidurpun tetep cantik, nggak ngiler, nggak ngorok), bangun2 udah ada pangeran yang ngajak nikah dan live happily ever after.

Huwaaah...mana ada cerita begitu didunia nyata..yang ada, kita cewek2 harus jatuh bangun nyari cinta sejati, belom lagi ngejalanin semua tetek bengek prosesi PDKT merebut hati sang pangeran cinta..ceilee...capeknya..menguras energi dan pikiran.
Mulai dari sms2 manis, nanyain " lagi dimana?", "udah maem?", "cepet bobok ya, kan capek" sampai tindakan nyata yang bak adegan sinetron. Itupun nggak ada jaminan kalau semua akan berjalan mulus, masih ada adegan baku hantam ala bruce lee, caci maki, belom lagi peristiwa patah hati yang sampai detik ini, aku belum nemu cara tepat untuk nyembuhinnya (kalau jempol kaki yang lecet, tinggal dicocolin betadine ke lukanya, lha kalo hati yang lecet, gmn cara nyocolinnya?, apa betadinenya harus diminum?).

well, there is no another comment from me deh...cuma mungkin di masa datang di pojok kanan buku2 dongeng perlu di cantumkan label "Bimbingan Orang Tua", supaya para orang tua bisa mewanti-wanti anak2nya agar tidak terlalu larut ma cerita dongeng, tetap mengingatkan bahwa kenyataan hidup diluar sana lebih kejam.

!! Cheers!!