Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 April 2013

Hot Chocolate VS. You





 Untuk yang tercinta .....

 Things i like about Hot chocolate ;
 •hot chocolate is Hot
 •hot chocolate makes me excited
 •hot chocolate smells good
 •hot chocolate is good to have, everyday
 •hot chocolate makes me warm and happy
 •even when hot chocolate too strong or too weak, it's still good.

 Things i like about you :
 •pretty much the same with hot chocolate ♥

Selasa, 21 Desember 2010

Dear Lover,.....


Semalam aku bertemu Ibumu,tak sengaja kami berpapasan dipintu masuk sebuah lahan parkir. Ibumu terlihat menyala dengan puluhan warna emas yang menempel di setiap anggota tubuhnya.
Semalam aku bertemu Ibumu, aku menyapanya dan dia berlagak tidak mengenalku. Aku menyebutkan nama dan dia pura-pura ingat padaku.
Semalam aku bertemu Ibumu. Kucing butapin tahu kalau dia tidak menyukaiku tapi sumpah, aku menyukainya.
Semalam aku bertemu Ibumu, untuk bertanya mengapa dia tidak menyukaiku. Dia tersenyum...lebar.
Semalam aku bertemu ibumu, dia berkata padaku bahwa dia tidak menyukaiku. Aku tersenyum...palsu.
Semalam aku bertemu Ibumu, dia membenciku tanpa alasan, bukan karena alasan itu tidak ada tapi karena dia tidak tahu cara mencari alasan.
semalam aku bertemu Ibumu dan kini aku tahu darimana sifat bodohmu itu berasal.


Almost Real...
Brie!

Sabtu, 18 Desember 2010

Today, Brie listens to....


YOU DONT UNDERSTAND ME
by. Roxette

I've been up all night, you've been puttin' up a fight.
Seems like nothin' I say gets through.
How did this old bed fit a world between me and you.
We said "Goodnight" but the silence was so thick
you could cut it with a knife.
We've hit the wall again and there's nothin' I can do.
You're the one, yea, I've put all my trust in your hands.
C'mon and look in my eyes, here I am, here I am

You don't understand me, my baby.
You don't seem to know that I need you so much.
You don't understand me, my feelings,
the reason I'm breathin', my love

The mornin' comes and you're reaching out for me
just like everything's the same
and I let myself believe things are gonna change.
When you kiss my mouth and you hold my body close,
do you wonder who's inside?
Maybe there's no way we could feel each other's pain.
Tell me why it gets harder to know where I stand.
I guess loneliness found a new friend, here I am

You don't understand me...

You don't seem to get me, my baby.
You don't really see that I live for your touch.
You don't understand me, my dreams or the things I believe in, my love.
You don't understand me. You don't understand me. Understand me.

Kamis, 16 Desember 2010

Today, Brie listens to.......


WASTED TIME
By. Skid Row

You and I together in our lives
Sacred ties would never fray
Then why can I let myself tell lies
And watch you die every day

I think back to the times
When dreams were what mattered
Tough talking youth naivete

You said you'd never let me down
But the horse stampedes and rages
In the name of desperation

Is it all just wasted time
Can you look at yourself
When you think of what
You left behind

Is it all just wasted time
Can you live with yourself
When you think of what
You've left behind

Paranoid delusions they haunt you
Where's my friend I used to know
He's all alone
He's buried deep within a
Carcass searching for a soul

Can you feel me inside your heart
As it's bleeding
Why can't you believe you
Can be loved

I hear you scream in agony
And the horse stampedes and rages
In the name of desperation

Is it all just wasted time
Can you look at yourself
When you think of what
You left behind

Is it all just wasted time
Can you live with yourself
When you think of what
You've left behind

You said you'd never let me down
But the horse stampedes and rages
In the name of desperation

Is it all just wasted time
Can you look at yourself
When you think of what
You left behind

Is it all just wasted time
Can you live with yourself
When you think of what
You've left behind

The sun will rise again
The earth will turn to sand
Creation's colors seem to fade to grey
And you'll see the sickly hands of time
Will write your final rhyme
And end a memory

I never thought you'd let it get this far, boy
I never thought, I never thought
You'd let it get this far boy o no
I never thought, I never thought
You'd let it get this far boy no
I never thought you'd let it get this far boy

Senin, 13 Desember 2010

Today, Brie is listening to.......


NOT ONE NIGHT
by. Mr. BIG


I used to dream of only you
NOW I DON'T DO THAT
I used to messed to came to you
Oh now I don't do that
Since you've been gonna learn to stop
Try to hold on because

There's not one night, one single day
That I wouldn't give to you
So hold my night in every way
I try to forget you too

I thought you could tell me anything
Yeah you used to do that
Let me inside of everything
Yeah you used to do that
Never to change you least the thought
If you so strange because

Chorus

Loneliness may come knocking at my door
Where I'm coming from that don't face me anymore
Tender-shatter-little-life on where I'm s'poseses to be
Of you're not used in thinking you come running back to me

Solo

Since you've been gonna learn to stop
Try to hold on because...

Think Twice!!


Pernah nggak sih kamu merasa menjadi orang paling sengsara didunia?

Bangun pagi dan pacarmu pergi bersama alien atau menikah dengan nenek sihir?atau dia mendadak jadi gila, membentur-benturkan kepala ke tembok lalu mati dan kamu pun gigit jari? Aaarrrrgghh..pengen makan bayi rasanya ya girlz…

Keesokan paginya, kariermu mentok atau malah berasa sudah seabad jadi pengangguran? Pengen begini pengen begitu, pengen ini pengen itu, ngga bisa karena isi dompet cuma receipt atm bersaldo Rp.0,-
Berharap dapat rejeki nomplok atau ketemu jin lampu di tengah sawah biar bisa minta kaya, eehhh setelah ketemu, si jin malah cuma bilang “NGIMPI”..huhuhu

Well, SHIT DOES HAPPEN!! And yess it happens everyday.
Aku yakin ketika kamu mengeluh tentang “your shit” orang-orang di kanan kirimu, yang peduli padamu akan menyuruhmu untuk melongok kebawah, melihat orang-orang yang terkena bencana, anak-anak yang kelaparan dan sialnya setiap kamu melihat kebawah yang kamu lihat cuma sepatumu yang sudah mengelupas dan butuh diganti (ups!) dan karena si saldo Rp0,- tadi kamupun makin merana.
Akhirnya, kamu pun memutuskan bertanya kepada Nya, “Tuhan,kenapa ini terjadi padaku?” dan sesaat kemudian Dia pun menjawab “kenapa tidak?”
GUBRAKK!!!

Capek ya membandingkan penderitaan yang kita rasakan dengan penderitaan orang-orang yg tidak kita kenal. Itu akan mudah kalau kita mempunyai rasa empati yang teramat besar…tapi kalau kita mau jujur, manusiawi, bagaimana bisa merasakan derita mereka kalau kita sendiri msh berantakan. Jadi mungkin lbh mudah membandingkan penderitaan kita dengan seseorang yang kita kenal, lebih bagus lagi kalau seseorang itu juga dikenal oleh banyak orang.
Aku sendiri suka membandingan penderitaanku dengan Harry Potter..
Siapa yang tak kenal Harry Potter, popular, pintar, ganteng, penyihir hebat…tapi kalo aku harus bertukar nasib dengannya aku harus berpikir seribu kali.

Sejak bayi, dia sudah tidak mengenal orang tuanya karena dibunuh oleh “you-know-who’,semenjak itu dia masih harus menerima penolakan dari keluarganya dan diperlakukan buruk oleh mereka. Dimasa remajanya dia harus melihat temannya, Cedric mati dihadapannya dan dia sendiri juga nyris mati oleh ‘you-know-who”. Tak lama berselang ayah babtisnya,Sirius Black gantian direnggut darinya ,juga tepat didepan matanya , satu-satunya keluarga yang dimilikinyapun tak tersisa lagi. Setelah itu dia harus menyaksikan Albus Dumbledor, guru yang sangat dia banggakan kagumi dan amat menyayanginya tewas mengenaskan. Satupersatu orang-orang terkasihnya tewas dihadapannya tanpa dia mampu berbuat apa-apa. Belum lagi hari-harinya yang tidak pernah tenang karena terus diburu para pelahap laut dan Voldemort (uuppss…kena kutuk ga ya nyebut namanya). Hanya Ron dan Hermione yang Harry miliki, sahabat yang menemaninya dengan setia.

Kita boleh sedih, kita boleh lemah, menangislah sampai puas, nggak perlu mengingkari derita yang kita rasakan karena itu bukan aib. Dan ingat seperti Harry, kita g pernah sendiri, karena masing-masing dari kira juga punya Ron dan Hermione.

Jadi setiap kali kita merasa sengsara, lihat saja Harry Potter, dia lebih sengsara dari kita.
Masih merasa jadi manusia pang sengsara didunia?? THINK TWICE!!!

Luv…
Brie!,with thousand kisses

Sabtu, 11 Desember 2010

THANK GOD ; I HAVE NO RELIGION


Pernah Aku membaca ini, dari sebuah lembaran entah dimana. Bahwa Tuhan menciptakan manusia untuk bersatu dan beranak pinak untuk menciptakan keturunan.

Tapi yang terjadi belakangan ini tujuan Tuhan yang satu itu sulit terwujud dan penyebabnya adalah agama. Seberapa besar sebuah agama itu?agama itu bukan ciptaan Tuhan, seingatku dilembaran yang aku baca itu Tuhan menciptakan bumi, laut, gelap,terang,tumbuhan,hewan,dan manusia. Tidak ada disebutkan kalau Tuhan menciptakan agama. Tapi yang banyak terjadi agama mengahalangi manusia untuk memenuhi tujuan penciptanya.

Banyak hati yang patah karena tidak bisa bersatu hanya karena agama mereka berbeda padahal Tuhan yang mereka junjung adalah satu.
Banyak hati yang kecewa karena permohonan kerja mereka ditolak hanya karena mereka dari suatu agama tertentu.
Banyak yang babak belur diluar sana juga karena agama.

Semua mengatas namakan agama..bagiku semua omong kosong.

“ Ibu sama bapak nggak mau kamu nikah sama dia karena agama kita beda” tolong buat kalimat itu lebih masuk akal dengan mengatakan “ Ibu dan bapak nggak mau kamu nikah sama dia karena TUHAN KITA BEDA ‘ bisakah ????

“hancurkan golongan x cekal golongan z, dia menghina agama!!!” harusnya biarkan Tuhan yang menghakimi. Apa dengan merusak, menyakiti orang orang lain, itu tidak menghina agama?yang jelas menghina diri sendiri sih. Dan mereka bilang itu mereka lakukan atas nama agama dan Tuhan. Bagiku…itu atas nama EGO.

Agama, entah…aku msh perlu banyak belajar tentangnya…kalau sempat hehehe.
Tuhan, aku mengenalNya dengan baik dan Dia juga mengenalku dengan amat baik. Aku mancintaiNya dan Dia jauh lebih mencintaiku. *wink*



Scream my name louder
BRIE!

Kamis, 15 Oktober 2009

DIL3MA ; My De'Javu


Dil3ma adalah sebuah novel METROPOP karya Mia Arsjad. Berkisah tentang 3 wanita lajang; Lura, Nania dan Mala. 3 sahabat dengan kisah cinta dan dilema yang berbeda, tapi tujuan mereka cuma satu : MENCARI KEBAHAGIAAN!Saat seorang sahabat menyodorkan novel ini untuk ku baca, kalimat rekomendasinya adalah..." Lu banget, Brie! Baca dan Lu pasti bakal dapet banyak pencerahan"..well..wel..saraf penasaranku langsung cenut-cenut.
Tak perlu waktu lama untuk membuatku melongo, karena dari Bab I pun, aku sudah tau bahwa .." this is my story". Sempat bener-bener melongo ketika mendapati betapa kisah Nania dan pacar geblegnya yang bernama Reva itu begitu miripnya dengan kisahku dulu saat termehek mehek dengan mahluk Alien dari planet Mars sialan itu. Ya ya... nggak bisa juga di sebut "dulu", karena hingga kini pun aku masih fall in to him deeply!
Dari yang aku baca, Nania tetep keukeuh bertahan dengan Reva, yang jelas-jelas terlalu sering bikin nangis daripada bikin ketawa...yang lebih sering nyakitin daripada nyembuhin. Aku juga. Apa itu artinya cinta? tapi lalu ada kalimat yang membuatku sedikit berfikir. Cinta itu tak sama dengan terbiasa. Aku begitu takut kehilangan sosok itu, tapi apakah karena aku memang cinta, atau aku hanya takut kehilangan "kebiasaanku" bersama dia? Dia yang selama ini selalu ada di agenda harian aku, pasti akan aneh rasanya kalo tiba2 agenda itu harus di hapus atau diganti dengan agenda lainnya. Nah, apakah itu yang terjadi padaku? Di novel itu juga ada kalimat lucu," Kita hanyalah sutradara dari skenario rahasia yang dibuat Tuhan. tapi kita tidak pernah tau akhir dari skenario itu, yang bisa kita lakukan hanya bilang ; ACTION! dan CUT!, dan bekal dari Tuhan buat kita adalah ; AKAL dan PERASAAN ". Jadi, dari semua yang telah aku alami, semua air mata, lelah dan sakit hati, sebagai manusia berakal dan berperasaan, seharusnya aku sudah bilang CUT!, tapi toh itu tidak kulakukan, aku masih ingin bersamanya...tapi apa benar karena aku mencintainya? atau karena aku terlalu terbiasa bersamanya?
It's written : Segala sesuatu selalu memiliki akhir. Tapi percayalah, ketika kamu menjumpai sebuah akhir, itu artinya kamu akan menjumpai sebuah awal baru.
Hahaha!!...jadi kapan aku akan menjumpai awal yg baru kalau untuk kisahku yang ini aja aku belum mampu berkata CUT!
I'll make up my mind soon...but not now..later in the right time. Tapi kemudian, kapankan waktu yang tepat itu? kriteria seperti apa yang dibutuhkan waktu untuk menjadi "tepat" ? fyyyuuhh!!
begitu banyak pencerahan...begitu banyak panduan...begitu banyak inspirasi...begitu bayak kata2 pembuka hati....tapi dengan bodohnya aku masih nggak ingin merubah apapun.

---
For all broken hearted ladies in the world..don't be affraid to say CUT!


Brie...
Catatan di atas genteng rumah..
Somehow, kangen ma si Alien Gundul!

Selasa, 15 September 2009

Dongeng ; memberi mimpi atau memberi dusta ?


Ketika sedang seru2 nya ngobrol dengan beberapa sahabat baikku, gadis2 super tapi juga bisa nangis, ditemani menu makan malam dari cafe romantis (halah, lebay) di sebelah utara kota,terlintas pikiran gokil tentang dongeng.

Aku adalah salah satu dari miliaran gadis di dunia yang tumbuh dewasa bersama kisah-kisah dongeng. Mulai dari kisah putri dan pangeran, nenek sihir dan singa baik hati sampai si itik buruk rupa dan ular naga panjangnya bukan kepalang...

Dahulu kala, when i was just a little girl..dongeng membuatku melamun berhari-hari. Setiap kali selesai membaca kisah-kisah ajaib itu, aku akan membayangkan diriku menjadi si tokoh dongeng yang tak lain dan tak bukan adalah sang putri cantik jelita yang baik hati nan rupawan, dimana hidupnya selalu berakhir indah.

Kini, di usiaku yang sebanyak ini(Ya Tuhan, tiba-tiba aku merasa tua), kisah-kisah itu masih saja menempel ketat di bagian terdalam ingatanku..tapi ya..pandanganku memang sedikit melenceng dari porosnya semula. Sekarang aku bilang, dongeng itu bohong!

Mari kita tinjau...
Hampir di semua dongeng2 tentang kisah cinta para putri cantik, selalu saja terlihat begitu mudahnya...
Lihat saja si snow white...lahir di istana, cantik, rada sial sih di jahatin ma si ibu tiri dan dibuang di hutan, tapi kan di hutan dapat temen2 kurcaci yang baik hati. (Coba kalau aku yang di buang di hutan, bisa2 baru 15 menit sudah jadi santapan macan totol..fiuuh!), dihutan pun si snow white dilayani oleh para kurcaci, kerjaannya cm nyanyi2 sambil memetik bunga, abis itu ketiban sial lagi keracunan apel, tapi kan nggak mati, malah dicium pangeran ganteng, bangun trus nikah deh ( coba kalau aku yang keracunan apel, boro2 dicium pangeran, malah koma sekarat di rumah sakit, nyusahin orang serumah, belom lagi di bego2in karena bisa2nya keracunan apel..oalala).

Atau yang lebih parah lagi..si sleeping beauty, lahir jadi putri, kaya, cuantik naujubile, eh dikutuk tidur nyenyak (pas tidurpun tetep cantik, nggak ngiler, nggak ngorok), bangun2 udah ada pangeran yang ngajak nikah dan live happily ever after.

Huwaaah...mana ada cerita begitu didunia nyata..yang ada, kita cewek2 harus jatuh bangun nyari cinta sejati, belom lagi ngejalanin semua tetek bengek prosesi PDKT merebut hati sang pangeran cinta..ceilee...capeknya..menguras energi dan pikiran.
Mulai dari sms2 manis, nanyain " lagi dimana?", "udah maem?", "cepet bobok ya, kan capek" sampai tindakan nyata yang bak adegan sinetron. Itupun nggak ada jaminan kalau semua akan berjalan mulus, masih ada adegan baku hantam ala bruce lee, caci maki, belom lagi peristiwa patah hati yang sampai detik ini, aku belum nemu cara tepat untuk nyembuhinnya (kalau jempol kaki yang lecet, tinggal dicocolin betadine ke lukanya, lha kalo hati yang lecet, gmn cara nyocolinnya?, apa betadinenya harus diminum?).

well, there is no another comment from me deh...cuma mungkin di masa datang di pojok kanan buku2 dongeng perlu di cantumkan label "Bimbingan Orang Tua", supaya para orang tua bisa mewanti-wanti anak2nya agar tidak terlalu larut ma cerita dongeng, tetap mengingatkan bahwa kenyataan hidup diluar sana lebih kejam.

!! Cheers!!

Jumat, 06 Maret 2009

Sebuah kisah tentang salah pengertian


Tempo hari....
Aku mencoba meluangkan waktu untuk melihat rumah mungil yang konon pernah dihuni oleh seorang wanita cantik nan anggun nan misterius, dan mungkin saja menjadi "peraduan" baruku, well sebuah rekomendasi dari teman baik. Malam sebelumnya...Aku bergadang semalaman main game "Nancy Drew" - detektip cewek yang keren abis....hihi, so jiwa detektipnya masih nempel aja disel- sel otak, jadilah aku telusuri seisi rumah itu hingga..voila...i found a basement and voila (again) I found this sweet note, tertutup debu tebal disudut ruang...Check it out and start to cry...hehehe...

Siapa penulis catatan itu?? tanyakan pada rumput yang bergoyang....

Sebuah kisah tentang salah pengertian

Setelah 2 tahun menikah, saya Dan suami setuju menjemput nenek di kampung utk tinggal bersama.

Sejak kecil suami saya telah kehilangan ayahnya, dia adalah satu-satunya harapan nenek, nenek pula yg membesarkannya Dan menyekolahkan dia hingga tamat kuliah.
Saya terus mengangguk tanda setuju, kami segera menyiapkan sebuah kamar yg menghadap taman untuk nenek, agar dia dapat berjemur, menanam bunga Dan sebagainya. Suami berdiri didepan kamar yg sangat kaya dgn sinar matahari, tidak sepatah katapun yg terucap tiba-tiba saja dia mengangkat saya Dan memutar-mutar saya seperti adegan dalam film India Dan berkata: "Mari,Kita jemput nenek di kampung".

Suami berbadan tinggi besar, aku suka sekali menyandarkan kepalaku ke dadanya yg bidang, Ada suatu perasaan nyaman Dan aman disana. Aku seperti sebuah boneka kecil yg kapan saja bisa diangkat Dan dimasukan kedalam kantongnya. Kalau terjadi selisih paham diantara kami, dia suka tiba-tiba mengangkatku tinggi-tinggi diatas kepalanya Dan diputar-putar sampai aku berteriak ketakutan baru diturunkan. Aku sungguh menikmati saat-saat seperti itu.

Kebiasaan nenek di kampung tidak berubah. Aku suka sekali menghias rumah dengan bunga segar, sampai akhirnya nenek tidak tahan lagi Dan berkata kepada suami:"Istri kamu hidup foya-foya, buat apa beli bunga? Kan bunga tidak bisa dimakan?" Aku menjelaskannya kepada nenek: "Ibu, rumah dengan bunga segar membuat rumah terasa lebih nyaman Dan suasana hati lebih gembira". Nenek berlalu sambil mendumel, suamiku berkata sambil tertawa: "Ibu, ini kebiasaan orang kota , lambat laun ibu akan terbiasa juga."

Nenek tidak protes lagi, tetapi setiap kali melihatku pulang sambil membawa bunga, dia tidak bisa menahan diri untuk bertanya berapa harga bunga itu, setiap mendengar jawabanku dia selalu mencibir sambil Menggeleng-gelengkan kepala. Setiap membawa pulang barang belanjaan,dia selalu tanya itu berapa harganya, ini berapa. Setiap aku jawab, dia selalu berdecak dengan suara keras. Suamiku memencet hidungku sambil berkata: "Putriku, kan kamu bisa berbohong. Jangan katakan harga yang sebenarnya." Lambat laun, keharmonisan dalam rumah tanggaku mulai terusik.

Nenek sangat tidak bisa menerima melihat suamiku bangun pagi menyiapkan sarapan pagi untuk dia sendiri, di Mata nenek seorang anak laki-laki masuk ke dapur adalah hal yang sangat memalukan. Di meja makan, wajah nenek selalu cemberut Dan aku sengaja seperti tidak mengetahuinya. Nenek selalu membuat bunyi-bunyian dengan alat makan seperti sumpit Dan sendok, itulah cara dia protes.

Aku adalah instrukstur tari, seharian terus menari membuat badanku sangat letih, aku tidak ingin membuang waktu istirahatku dengan bangun pagi apalagi disaat musim dingin. Nenek kadang juga suka membantuku di Dapur, tetapi makin dibantu aku menjadi semakin repot, misalnya: dia suka menyimpan semua kantong-kantong bekas belanjaan, dikumpulkan bisa untuk dijual katanya. Jadilah rumahku seperti tempat pemulungan kantong plastik, dimana-mana terlihat kantong plastik besar tempat semua kumpulan kantong plastik.

Kebiasaan nenek mencuci piring bekas makan tidak menggunakan cairan pencuci, agar supaya dia tidak tersinggung, aku selalu mencucinya sekali lagi pada saat dia sudah tidur. Suatu Hari, nenek mendapati aku sedang mencuci piring malam harinya, dia segera masuk ke kamar sambil membanting pintu Dan menangis. Suamiku jadi serba salah, malam itu kami tidur seperti orang bisu, aku coba bermanja-manja dengan dia, tetapi dia tidak perduli. Aku menjadi kecewa Dan marah."Apa salahku?" Dia melotot sambil berkata: "Kenapa tidak kamu biarkan saja? Apakah memakan dengan piring itu bisa membuatmu mati?"

Aku Dan nenek tidak bertegur sapa untuk waktu yg culup lama, suasana menjadi kaku. Suamiku menjadi sangat kikuk, tidak tahu harus berpihak pada siapa? Nenek tidak lagi membiarkan suamiku masuk ke dapur, setiap pagi dia selalu bangun lebih pagi Dan menyiapkan sarapan untuknya, suatu kebahagiaan terpancar di wajahnya jika melihat suamiku makan dengan lahap, dengan sinar Mata yang seakan mencemohku sewaktu melihat padaku, seakan berkata dimana tanggung jawabmu sebagai seorang istri?
Demi menjaga suasana pagi Hari agar tidak terganggu, aku selalu membeli makanan diluar pada saat berangkat kerja. Saat tidur, suami berkata:"Luci, apakah kamu merasa masakan ibu tidak enak Dan tidak bersih sehingga kamu tidak pernah makan di rumah?" sambil memunggungiku dia berkata tanpa menghiraukan air Mata yg mengalir di kedua belah pipiku. Dan dia akhirnya berkata: "Anggaplah ini sebuah permintaanku, makanlah bersama kami setiap pagi". Aku mengiyakannya Dan kembali ke meja makan yg serba canggung itu.

Pagi itu nenek memasak bubur, kami sedang makan Dan tiba-tiba Ada suatu perasaan yg sangat mual menimpaku, seakan-akan isi perut mau keluar semua. Aku menahannya sambil berlari ke kamar mandi, sampai disana aku segera mengeluarkan semua isi perut. Setelah agak reda, aku melihat suamiku berdiri didepan pintu kamar mandi Dan memandangku dengan sinar Mata yg tajam, diluar sana terdengar suara tangisan nenek Dan berkata-kata dengan bahasa daerahnya. Aku terdiam Dan terbengong tanpa Bisa berkata-kata. Sungguh bukan sengaja aku berbuat demikian! Pertama kali dalam perkawinanku, aku bertengkar hebat dengan suamiku, nenek melihat kami dengan Mata merah Dan berjalan menjauh…… suamiku segera mengejarnya keluar rumah.

Menyambut anggota baru tetapi dibayar dengan nyawa nenek.
Selama 3 Hari suamiku tidak pulang ke rumah Dan tidak juga meneleponku. Aku sangat kecewa, semenjak kedatangan nenek di rumah ini, aku sudah banyak mengalah, mau bagaimana lagi? Entah kenapa aku selalu merasa mual dan kehilangan nafsu makan ditambah lagi dengan keadaan rumahku yang kacau, sungguh sangat menyebalkan. Akhirnya teman sekerjaku berkata:"Luci, sebaiknya kamu periksa ke dokter". Hasil pemeriksaan menyatakan aku sedang hamil. Aku baru sadar mengapa aku mual-mual pagi itu. Sebuah
berita gembira yg terselip juga kesedihan. Mengapa suami dan nenek sebagai orang yg berpengalaman tidak berpikir sampai sejauh itu?

Di pintu masuk rumah sakit aku melihat suamiku, 3 hari tidak bertemu dia berubah drastis, muka kusut kurang tidur, aku ingin segera berlalu tetapi rasa iba membuatku tertegun dan memanggilnya. Dia melihat ke arahku tetapi seakan akan tidak mengenaliku lagi, pandangan matanya penuh dengan kebencian dan itu melukaiku. Aku berkata pada diriku sendiri, jangan lagi melihatnya dan segera memanggil taksi. Padahal aku ingin memberitahunya bahwa kami akan segera memiliki seorang anak. Dan berharap aku akan diangkatnya tinggi-tinggi dan diputar-putar sampai aku minta ampun tetapi..... mimpiku tidak menjadi kenyataan. Didalam taksi air mataku mengalir dengan deras. Mengapa kesalah pahaman ini berakibat sangat buruk?

Sampai di rumah aku berbaring di ranjang memikirkan peristiwa tadi, memikirkan sinar matanya yg penuh dengan kebencian, aku menangis dengan sedihnya. Tengah malam,aku mendengar suara orang membuka laci, aku menyalakan lampu dan melihat dia dgn wajah berlinang air mata sedang mengambil uang dan buku tabungannya. Aku nenatapnya dengan dingin tanpa berkata-kata. Dia seperti tidak melihatku saja dan segera berlalu. Sepertinya dia sudah memutuskan utk meninggalkan aku. Sungguh lelaki yg sangat picik, dalam saat begini dia masih bisa membedakan antara cinta dengan uang. Aku tersenyum sambil menitikan air mata.

Aku tidak masuk kerja keesokan harinya, aku ingin secepatnya membereskan masalah ini, aku akan membicarakan semua masalah ini dan pergi mencarinya di kantornya.Di kantornya aku bertemu dengan seketarisnya yg melihatku dengan wajah bingung."Ibunya pak direktur baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas dan sedang berada di rumah sakit. Mulutku terbuka lebar. Aku segera menuju rumah sakit dan saat menemukannya, nenek sudah meninggal. Suamiku tidak pernah menatapku, wajahnya kaku. Aku memandang jasad nenek yg terbujur kaku. Sambil menangis aku menjerit dalam hati: "Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?"
Sampai selesai upacara pemakaman, suamiku tidak pernah bertegur sapa denganku, jika memandangku selalu dengan pandangan penuh dengan kebencian.

Peristiwa kecelakaan itu aku juga tahu dari orang lain, pagi itu nenek berjalan ke arah terminal, rupanya dia mau kembali ke kampung. Suamiku mengejar sambil berlari, nenek juga berlari makin cepat sampai tidak melihat sebuah bus yg datang ke arahnya dengan kencang. Aku baru mengerti mengapa pandangan suamiku penuh dengan kebencian. Jika aku tidak muntah pagi itu, jika kami tidak bertengkar, jika............ dimatanya, akulah penyebab kematian nenek.

Suamiku pindah ke kamar nenek, setiap malam pulang kerja dengan badan penuh dengan bau asap rokok dan alkohol. Aku merasa bersalah tetapi juga merasa harga diriku terinjak-injak. Aku ingin menjelaskan bahwa semua ini bukan salahku dan juga memberitahunya bahwa kami akan segera mempunyai anak. Tetapi melihat sinar matanya, aku tidak pernah menjelaskan masalah ini. Aku rela dipukul atau dimaki-maki olehnya walaupun ini bukan salahku. Waktu berlalu dengan sangat lambat. Kami hidup serumah tetapi seperti tidak mengenal satu sama lain. Dia pulang makin larut malam. Suasana tegang didalam rumah.

Suatu hari, aku berjalan melewati sebuah café, melalui keremangan lampu dan kisi-kisi jendela, aku melihat suamiku dengan seorang wanita didalam. Dia sedang menyibak rambut sang gadis dengan mesra. Aku tertegun dan mengerti apa yg telah terjadi. Aku masuk kedalam dan berdiri di depan mereka sambil menatap tajam kearahnya. Aku tidak menangis juga tidak berkata apapun karena aku juga tidak tahu harus berkata apa. Sang gadis melihatku dan ke arah suamiku dan segera hendak berlalu. Tetapi dicegah oleh suamiku dan menatap kembali ke arahku dengan sinar mata yg tidak kalah tajam dariku. Suara detak jantungku terasa sangat keras, setiap detak suara seperti suara menuju kematian.

Akhirnya aku mengalah dan berlalu dari hadapan mereka, jika tidak.. mungkin aku akan jatuh bersama bayiku dihadapan mereka. Malam itu dia tidak pulang ke rumah. Seakan menjelaskan padaku apa yang telah terjadi. Sepeninggal nenek, rajutan cinta kasih kami juga sepertinya telah berakhir. Dia tidak kembali lagi ke rumah, kadang sewaktu pulang ke rumah, aku mendapati lemari seperti bekas dibongkar. Aku tahu dia kembali mengambil barang-barang keperluannya. Aku tidak ingin menelepon dia walaupun kadang terbersit suatu keinginan untuk menjelaskan semua ini. Tetapi itu tidak terjadi........., semua berlalu
begitu saja.

Aku mulai hidup seorang diri, pergi check kandungan seorang diri. Setiap kali melihat sepasang suami istri sedang check kandungan bersama, hati ini serasa hancur. Teman-teman menyarankan agar aku membuang saja bayi ini, tetapi aku seperti orang yg sedang histeris mempertahankan miliknya. Hitung-hitung sebagai pembuktian kepada nenek bahwa aku tidak bersalah.

"Suatu hari pulang kerja, aku melihat dia duduk didepan ruang tamu. Ruangan penuh dengan asap rokok dan ada selembar kertas diatas meja, tidak perlu tanya aku juga tahu surat apa itu. 2 bulan hidup sendiri, aku sudah bisa mengontrol emosi. Sambil membuka mantel dan topi aku berkata kepadanya: "Tunggu sebentar, aku akan segera menanda tanganinya". Dia melihatku dengan pandangan awut-awutan demikian juga aku. Aku berkata pada diri sendiri, jangan menangis, jangan menangis. Mata ini terasa sakit sekali tetapi aku terus bertahan agar air mata ini tidak keluar.

Selesai membuka mantel, aku berjalan ke arahnya dan ternyata dia memperhatikan perutku yg agak membuncit. Sambil duduk di kursi, aku menanda tangani surat itu dan menyodorkan kepadanya."Luci, kamu hamil?" Semenjak nenek meninggal, itulah pertama kali dia berbicara kepadaku. Aku tidak bisa lagi membendung air mataku yg mengalir keluar dengan derasnya. Aku menjawab: "Iya, tetapi tidak apa-apa. Kamu sudah boleh pergi". Dia tidak pergi, dalam keremangan ruangan kami saling berpandangan. Perlahan-lahan dia membungkukan badannya ke tanganku, air matanya terasa menembus lengan bajuku. Tetapi di lubuk hatiku, semua sudah berlalu, banyak hal yg sudah pergi dan tidak bisa diambil kembali.
Entah sudah berapa kali aku mendengar dia mengucapkan kata: "Maafkan aku, maafkan aku". Aku pernah berpikir untuk memaafkannya tetapi tidak bisa. Tatapan matanya di cafe itu tidak akan pernah aku lupakan. Cinta diantara kami telah ada sebuah luka yg menganga. Semua ini adalah sebuah akibat kesengajaan darinya.

Berharap dinding es itu akan mencair, tetapi yang telah berlalu tidak akan pernah kembali. Hanya sewaktu memikirkan bayiku, aku bisa bertahan untuk terus hidup. Terhadapnya, hatiku dingin bagaikan es, tidak pernah menyentuh semua makanan pemberian dia, tidak menerima semua hadiah pemberiannya tidak juga berbicara lagi dengannya. Sejak menanda tangani surat itu, semua cintaku padanya sudah berlalu, harapanku telah lenyap tidak berbekas.

Kadang dia mencoba masuk ke kamar untuk tidur bersamaku, aku segera berlalu ke ruang tamu, dia terpaksa kembali ke kamar nenek. Malam hari, terdengar suara orang mengerang dari kamar nenek tetapi aku tidak perduli. Itu adalah permainan dia dari dulu. Jika aku tidak perduli padanya, dia akan berpura-pura sakit sampai aku menghampirinya dan bertanya apa yang sakit. Dia lalu akan memelukku sambil tertawa terbahak-bahak. Dia lupa........, itu adalah dulu, saat cintaku masih membara, sekarang apa lagi yg aku miliki?

Begitu seterusnya, setiap malam aku mendengar suara orang mengerang sampai anakku lahir. Hampir setiap hari dia selalu membeli barang-barang perlengkapan bayi, perlengkapan anak-anak dan buku-buku bacaan untuk anak-anak. Setumpuk demi setumpuk sampai kamarnya penuh sesak dengan barang-barang. Aku tahu dia mencoba menarik simpatiku tetapi aku tidak bergeming. Terpaksa dia mengurung diri dalam kamar, malam hari dari kamarnya selalu terdengar suara pencetan keyboard komputer. Mungkin dia lagi tergila-gila chatting dan berpacaran di dunia maya pikirku. Bagiku itu bukan lagi suatu masalah.

Suatu malam di musim semi, perutku tiba-tiba terasa sangat sakit dan aku berteriak dengan suara yg keras. Dia segera berlari masuk ke kamar, sepertinya dia tidak pernah tidur. Saat inilah yg ditunggu-tunggu olehnya. Aku digendongnya dan berlari mencari taksi ke rumah sakit. Sepanjang jalan, dia mengenggam dengan erat tanganku, menghapus keringat dingin yg mengalir di dahiku. Sampai di rumah sakit, aku segera digendongnya menuju ruang bersalin. Di punggungnya yg kurus kering, aku terbaring dengan hangat dalam dekapannya. Sepanjang hidupku, siapa lagi yg mencintaiku sedemikian rupa jika bukan dia?

Sampai dipintu ruang bersalin, dia memandangku dengan tatapan penuh kasih sayang saat aku didorong menuju persalinan, sambil menahan sakit aku masih sempat tersenyum padanya. Keluar dari ruang bersalin, dia memandang aku dan anakku dengan wajah penuh dengan air mata sambil tersenyum bahagia. Aku memegang tangannya, dia membalas memandangku dengan bahagia, tersenyum dan menangis lalu terjerambab ke lantai. Aku berteriak histeris memanggil namanya.

Setelah sadar, dia tersenyum tetapi tidak bisa membuka matanya…… aku pernah berpikir tidak akan lagi meneteskan sebutir air matapun untuknya, tetapi kenyataannya tidak demikian, aku tidak pernah merasakan sesakit seperti saat ini. Kata dokter, kanker hatinya sudah sampai pada stadium mematikan, bisa bertahan sampai hari ini sudah merupakan sebuah mukjizat. Aku tanya kapankah kanker itu terdeteksi? 5 bulan yg lalu kata dokter, bersiap-siaplah menghadapi kemungkinan terburuk. Aku tidak lagi peduli dengan nasehat perawat, aku segera pulang ke rumah dan ke kamar nenek lalu menyalakan komputer.

Ternyata selama ini suara orang mengerang adalah benar apa adanya, aku masih berpikir dia sedang bersandiwara…… Sebuah surat yg sangat panjang ada di dalam komputer yg ditujukan kepada anak kami. "Anakku, demi dirimu aku terus bertahan, sampai aku bisa melihatmu. Itu adalah harapanku. Aku tahu dalam hidup ini, kita akan menghadapi semua bentuk kebahagiaan dan kekecewaan, sungguh bahagia jika aku bisa melaluinya bersamamu tetapi ayah tidak mempunyai kesempatan untuk itu. Didalam komputer ini, ayah mencoba memberikan saran dan nasehat terhadap segala kemungkinan hidup yg akan kamu hadapi. Kamu boleh mempertimbangkan saran ayah. "Anakku, selesai menulis surat ini, ayah merasa telah menemanimu hidup selama bertahun-tahun. Ayah sungguh bahagia. Cintailah ibumu, dia sungguh menderita, dia adalah orang yg paling mencintaimu dan adalah orang yg paling ayah cintai".

Mulai dari kejadian yg mungkin akan terjadi sejak TK , SD , SMP, SMA sampai kuliah, semua tertulis dengan lengkap didalamnya. Dia juga menulis sebuah surat untukku. "Kasihku, dapat menikahimu adalah hal yg paling bahagia aku rasakan dalam hidup ini. Maafkan salahku, maafkan aku tidak pernah memberitahumu tentang penyakitku. Aku tidak mau kesehatan bayi kita terganggu oleh karenanya. Kasihku, jika engkau menangis sewaktu membaca surat ini, berarti kau telah memaafkan aku. Terima kasih atas cintamu padaku selama ini. Hadiah-hadiah ini aku tidak punya kesempatan untuk memberikannya pada anak kita. Pada bungkusan hadiah tertulis semua tahun pemberian padanya".

Kembali ke rumah sakit, suamiku masih terbaring lemah. Aku menggendong anak kami dan membaringkannya diatas dadanya sambil berkata: "Sayang, bukalah matamu sebentar saja, lihatlah anak kita. Aku mau dia merasakan kasih sayang dan hangatnya pelukan ayahnya". Dengan susah payah dia membuka matanya, tersenyum.......... anak itu tetap dalam dekapannya, dengan tangannya yg mungil memegangi tangan ayahnya yg kurus dan lemah. Tidak tahu aku sudah menjepret berapa kali momen itu dengan kamera di tangan sambil berurai air mata..........


Brie..
Sembari menyeruput segelas coklat hangat.

Ada sebuah pertanyaan: Jika kita tahu besok adalah hari kiamat, apakah kita akan menyesali semua hal yg telah kita perbuat?

Senin, 19 Januari 2009

Bercintalah dengan hati. Dan Bersyukurlah!!


Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, "Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?" Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.

Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, "Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya."


Brie...
belajar untuk tidak melakukan apa yang kelak ku sesali..

Jumat, 16 Januari 2009

ODD FOR U....Brie...


Ingatan tentang Kalian

Dalam ranah yang mereka sebut keabadian
Aku bersemayam bersama ingatan tentang kalian
Kudekap dan kuucap namamu satu demi satu
Sebelum lautan cahaya melarutkan kita dan waktu
Walau tiada aksara di sana
Walau tiada wujud yang serupa
Tanpa pernah tertukar aku menemukanmu semua
Sebagaimana engkau semua menemukanku
Empat, lima, dan enam
Berapapun banyaknya kita tersempal
Perlahan lebur menjadi tunggal
Dua, satu, dan kosong
Bersama kita lenyap menjadi tiada

Dalam ranah yang mereka sebut kehidupan,
Aku dan kalian menangis dan meregang di antara ruang
Aku dan kalian tersesat dalam belantara nama dan rupa
Masihkah kau mengenali aku?
Masihkah aku mengenalimu?
Jiwa kita tertawa dan berkata:
Berjuta kelahiran dan kematian telah kita dayakan,

Berjuta kata dan sabda telah kita ucapkan,
Berjuta wadah dan kaidah telah kita mainkan,
Hanya untuk tahu tiada kasih selain cinta
Dan tiada jalinan selain persahabatan
Meski tak terkira banyaknya nama dicipta
Meski tak terhingga rasa menjadi pembeda
Aku akan menemukanmu semua, sebagaimana engkau semua menemukanku
Sahabat, jika kita berpecah raga
Satu, jika kita memadu raga
Tiada, jika hanya jiwa

Inilah kenangan yang kucuri simpan
Saat kubersemayam dalam ranah yang mereka sebut keabadian

Inilah kenangan yang kusisipkan di sela-sela mentari dan bulan
Yang kelak mereka bisikkan saat kucari kalian
Dalam belantara yang dinamai kehidupan
Ingatan pertama dan terakhir
Yang mengikuti saat aku terlahir
Yang bersembunyi hingga kalian semua hadir
Yang menemani saat udara usai mengalir

Cinta dan sahabat
Sahabat dan cinta
Itulah jiwa yang terpecah dengan sederhana

Sisanya fana

(Dibacakan pada acara Dove "Real Beauty Real Friends", 4 Okt 2006)
Diposting oleh Dewi Lestari.


persahabatan itu ada karena CINTA, dan dengan CINTA kau bisa mendapatkan semuanya.
HAPPY LOVING GUYS!!! MUAAACCHH.....

"TEMAN" itu indah


Teman,
kata sederhana yang tidak mudah ditemukan dalam kenyataan

Teman,
tak semua yang dekat bisa berlabelkannya

Teman,
ada kerinduan untuk selalu dapat bertemu dengan sosok sepertinya

Pernahkah kau temukan seseorang yang
senantiasa setia di sisimu
kala kau jatuh dan hilang asa.

Pernahkah kau dapati sesosok makhluk
yang selalu tahan mendengar kisahmu
kala angin membawa berita-berita busuk tentangmu.

Pernahkah handphone berdering di tengah malam,
hanya untuk sebuah kalimat pendek
"Apa Kabar Imanmu Malam ini ?"

Pernahkah kau tangkap butiran air mata
yang disembunyikan, sehabis doa panjang
yang padanya terselip namamu.

Dialah teman sejatimu

brie...
di sudut ruang kantor
an odd from a friend..

Kamis, 15 Januari 2009

ECOUTEZ!!


Semua laki-laki boleh meninggalkanku sendirian..
Semua wanita boleh mencaciku dan mengutukku tak punya cinta...
Tapi......
Selama ECOUTEZ! hidup di hatiku, menari mengiringi detak jantungku...
Setiap sudut sunyi duniapun akan bernyayi untukku..

"Tunjuk Satu Bintang, Sayang! Terbanglah Bersamaku....."

Me,My self and ECOUTEZ!!
-scrap from a fan :P -

Like Chocolate You are for me


Bagiku, cokelat adalah ciptaan manusia yang terbaik.. the best creation ever. setiap kali merasakan benda itu mencair perlahan dalam mulutku, aku selalu membayangkan...jikalau cokelat ciptaan manusia saja sedahsyat ini, apa yang akan terjadi jika Tuhan pun turut serta menciptakannya. Pasti yang muncul hanyalah keajaiban.
Kukira.....itu semata hanya khayalanku, hingga aku menemukannya. Cokelat ciptaan Tuhan, dengan "NEV" sebagai trade mark nya, made in heaven and specially distributed only for me.
Dia memiliki rasa yang berbeda, yang belum pernah kutemukan di Cokelat manapun, rasanya sempurna..campuran dari kesenangan dan gairah untuk membuatku selalu tersenyum. begitu sempurna dengan aroma manis yang menenangkan...
Dia cokelatku....tidak bisa dicari..tidak bisa diganti..

Brie...
saat lelah...
di sisinya..tersenyum...

Jumat, 31 Oktober 2008

Cinta itu gila


Loving You Is …..

Malam ini, aku menyayat pergelangan tanganku. Perihnya tak tertahan ketika perlahan cairan merah itu menetes dan mengenai jemari kakiku. Ternyata aku masih merasakan sakit ini, artinya aku masih waras. Malam ini, aku takut menjadi gila, tapi malam ini aku tidak takut mati.

Malam ini kekasihku marah padaku, aku menjadi terlalu menyebalkan baginya. Mungkin memang benar, seharian ini aku hanya membuatnya susah, terlalu banyak kesalahan yang aku lakukan dan kekasihku memang sudah sepantasnya marah.

Setiap kata yang terucap dari bibir kekasihku malam ini terasa seperti silet yang menyayat nyayat buluh jantungku, membuatku sesak. Tidakkah dia mengerti bahwa setiap kali dia marah, setiap kali dia berkata tentang semua kesalahanku, separuh jiwaku seakan terenggut dari ragaku? Tidakkah dia mengerti, betapa takutnya aku kehilangan dia? Tidakkah dia mengerti bahwa tak ada satupun kata di bumi ini yang dapat mengungkapkan rasaku padanya.

Separuh hatiku, separuh jiwaku, separuh nafasku adalah miliknya. Ketika dia tidak menginginkannya lagi, masih sanggupkah aku bertahan untuk tidak ingin mati ?
Malam ini, kekasihku tidak ingin perduli lagi padaku, malam ini kekasihku menganggap aku pelacur, malam ini kekasihku mengingatkanku bahwa tidak ada kata “selamanya” bagi dia dan aku. Jadi, masih sanggupkah aku bertahan untuk tidak ingin mati?

Maafkan aku jika rasa ini terlalu besar, maafkan aku jika aku tidak bisa hidup tanpamu, maafkan aku jika caraku mencintaimu adalah salah. Mungkin, aku hanyalah perempuan gila yang mencoba mencinta atau mungkin aku hanyalah perempuan bodoh yang gila karena cinta.
Kutelan puluhan pil berwarna putih yang malam ini menjadi kawanku, berharap darah ini akan berhenti mengalir, berharap jantung ini berhenti berdetak. Hatiku sudah mati, Jiwaku sudah tiada. Tanpa kekasihku, aku tidak ingin hidup lagi.



Brie, sendiri.
Di tengah malam yang paling malam
...mencoba tetap bernafas tanpamu....


And I could list a million things that i would do for you
But they could all come down to one reason
I could never live without you..


"Unwanted"
...Avril Lavigne..


All that I did was walk over
Start off by shaking your hands
That's how it went
I had a smile on my face and I sat up straight
Oh yeah yeah

I wanted to know you
I wanted to show you

You don't know me
Don't ignore me
You don't want me there
You just shut me out
You don't know me
Don't ignore me
If you had your way
You'd just shut me up
Make me go away

No i just don't understand why you
Wont talk to me it hurts that i'm
So unwanted for nothing don't
Talk words against me

I wanted to know you
I wanted to show you

You don't know me
Don't ignore me
You don't want me there
You just shut me out
You don't know me
Don't ignore me
If you had your way
You'd just shut me up
Make me go away

I tried to belong it didn't seem wrong
My head aches
It's been so long
I write this song, that's what it takes

You don't know me
Don't ignore me
You don't want me there
You just shut me out
You don't know me
Don't ignore me
If you had your way
You'd just shut me up
Make me go away

Kamis, 30 Oktober 2008

Aku dan Negeri Bernama Chimera

Chimera, negeri sejuta keajaiban. Begitu aku selalu menyebutnya. Siapapun tidak akan menemukan Chimera hanya dengan membuka peta dunia. Chimera tidak ada di dunia bumi. Untuk sampai ke Chimera, aku harus menyeberangi samudera yang airnya berwarna merah, semata karena dasarnya dipenuhi oleh batu ruby. Jangan sekalipun mengambil batu mulia itu, karena itu akan membuatmu kehilangan perasaan untuk selamanya dan sesudahnya yang kau inginkan hanyalah mati.

Chimera bukan ciptaan Tuhan, Chimera tercipta dari ribuan angan, khayalan, impian, dan imajinasi manusia. Semua hal indah itu ternyata mengendap di awan, menempel di ribuan bintang dan oleh keajaiban mengubahnya ke suatu kehidupan di Chimera.
Aku mencintai negeri ini lebih dari apapun yang ada di semesta. Langit Chimera berwarna pelangi, arti betapa perbedaan itu indah. Mungkinkah pelangi masih tetap menjadi pelangi jika hanya terdiri dari satu warna??
Tapi, yang paling membuatku jatuh cinta di Chimera adalah kenyataan bahwa aku bisa membeli apapun disini. Aku tidak perduli dengan para mahluk penghuninya yang serba elok dan sempurna, aku tidak perduli dengan pepohonan dan bunga-bunganya yang berwarna permen.Aku juga tidak perduli dengan sungai kecil di sekeliling taman kota yang mengalirkan coklat cair, yang aku perdulikan hanyalah sebuah bangunan yang menjulang setinggi 7 tingkat dan berada tepat di tengah Chimera. Bangunan itu berwarna pink, dengan kaca-kaca panjang yang bening. Aromanya manis, dan bangunan itu bernama Soulmate Inc.
Soulmate Inc. mirip dengan mall di dunia bumi, tapi seperti namanya, mall ini menjual belahan jiwa. Ya. Aku sedang kesepian dan aku butuh cinta, aku butuh belahan jiwaku, oleh sebab itulah aku berada di sini.
Tiga jam lebih aku berjalan berputar-putar di seluruh Soulmate Inc. Keluar masuk lift, naik turun escalator, tapi tatapan itu belum juga kutemukan. Aku tidak butuh mata indah, aku tidak butuh dada bidang, tidak juga bibir yang membuatku ingin selalu mengulumnya. Aku mencari tatapan, tatapan yang bisa menembus langsung kehatiku dan mengatakan jutaan makna.

Kakiku sudah mati rasa, mataku sudah perih mengamati setiap etalase dari setiap toko. Tubuh dan hatiku sudah hampir menyerah saat aku melihat sosok itu. Sosok itu sedikit tersembunyi di sudut ruang. Kulirik nama toko pemiliknya, De Morgan. Nama yang keren. Kuseret kakiku memasukinya, sosok itu menatapku dan saat itu pula aku seakan melayang. Inikah tatapan yang aku cari? Aku dekati sosok itu, dia tersenyum. Senyum yang dulu pernah aku lihat dalam mimpiku tanpa aku tau wajah pemiliknya. Aku jatuh cinta.

Kubaca label yang tergantung di pergelangan tangan kirinya, sementara matanya mengamatiku lekat-lekat, membuatku tersipu.

Humoris, cerdas, sensitif, sedikit posesif, sedikit pemarah, a big fan of moto GP

Aku menahan geli saat membaca label itu, sosok yang cukup menggemaskan.Dan ternyata di Chimera juaga ada MOTO GP hahaha. Sedetik kemudian ada desir aneh yang mengalir ke jantungku saat tanpa sengaja ku sentuh jemarinya. Sosok itu terkesiap, lalu tersenyum tipis. Ya. Aku jatuh cinta.

Malam itu aku tidak sendiri. Aku pulang ke dunia bumi dengan seseorang yang kubayar dengan separuh hatiku, separuh jiwaku dan separuh nafas dari seluruh hidupku.

“Hay, Aku Brie”, sapaku.
“Hay, Aku Nev”, jawabnya..


Diantara Dunia bumi dan Chimera
...ketika hari-hariku tak lagi sama...



"Soulmate"

...Natasha Bedingfield..


Incompatible, it don't matter though
'cos someone's bound to hear my cry
Speak out if you doYou're not easy to find
Is it possible Mr. LoveableIs already in my life?
Right in front of meOr maybe you're in disguise

Who doesn't long for someone to hold
Who knows how to love you without being told
Somebody tell me why I'm on my own
If there's a soulmate for everyone

Here we are again, circles never end
How do I find the perfect fit
There's enough for everyone
But I'm still waiting in line

Who doesn't long for someone to hold
Who knows how to love you without being told
Somebody tell me why I'm on my own
If there's a soulmate for everyone
If there's a soulmate for everyone

Most relationships seem so transitory
They're all good but not the permanent one
Who doesn't long for someone to hold
Who knows how to love you without being told
Somebody tell me why I'm on my own
If there's a soulmate for everyone

Who doesn't long for someone to hold
Who knows how to love you without being told
Somebody tell me why I'm on my own
If there's a soulmate for everyone
If there's a soulmate for everyone
..cheers..